Text
Teknik pembuatan animasi : bidang jasa industri
Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki SDM (sumber daya manusia) berpotensi di bidang animasi. Hasil-hasil karya animator anak bangsa terbukti sudah diakui oleh dunia internasional. Hal tersebut membuat industri animasi, baik animasi dua dimensi (2D) maupun tiga dimensi (3D) menjadi salah satu calon primadona industri kreatif berpotensi di Indonesia. Terlebih, di tengah semakin berkembangnya teknologi internet yang semakin cepat, konten dan karya-karya animasi semakin dibutuhkan. Hal ini membuat industri animasi semakin diminati para pengusaha start-up baru.
Peluang usaha di bidang animasi sangatlah terbuka. Adapun biaya produksi animasi di luar negeri saat ini semakin mahal, sehingga banyak perusahaan animasi dari sana yang memberikan order atau subproyek kepada perusahaan-perusahaan animasi yang terdapat di negara-negara berkembang. Indonesia menjadi salah satu negara berkembang yang memiliki seniman muda kreatif. Anak-anak bangsa beberapa kali dilirik oleh perusahaan-perusahaan animasi dunia, sehingga banyak animator Indonesia yang membuat animasi yang diproduksi negara lain.
Industri animasi secara global selalu dikaitkan dengan industri perfilman dan industri permainan atau game. Industri ini mengalami kenaikan pertumbuhan rata-rata 12% per tahun, yaitu dari US$74 miliar pada tahun 2005 menjadi kira-kira US$115 miliar pada tahun 2009. Pada tahun 2013, sebesar US$170 miliar atau sekitar Rp2.021 triliun dengan estimasi pertumbuhan naik sebesar 10% (Info: Kemenparekraf RI, 2015).
Melihat potensi besar dan tingginya profit yang dihasilkan di industri animasi, melalui buku seri vokasi ini diharapkan dapat memberikan keterampilan dan pengetahuan kepada masyarakat tentang cara membuat animasi. Dengan demikian, diharapkan para anak bangsa akan menghasilkan karya-karya film animasi yang semakin berkualitas di masa yang akan datang.
Tidak tersedia versi lain