Text
Ksatria terakhir : based on a true story of Badiuzzaman Said Nursi
“Wahai Said! Jadilah benar-benar seperti tanah yang rendah hati, meninggalkan keegoan diri dan bertawadhu adalah keharusan, agar tidak kau perkeruh kemurnian Risalah Nur, dan tak pula kau patahkan pengaruhnya.”—Badiuzzaman Said Nursi, Kastamonu Lâhikasi— Said Nursi, demikian nama lengkap ulama terkemuka asal Turki ini. Beliau dijuluki dengan nama Badiuzzaman yang berarti Sang Keajaiban Zaman. Julukan ini bukan asal disematkan, tetapi nama itu merujuk pada keilmuan dan kealiman dari Said Nursi. Betapa tidak, pada umur tujuh tahun, beliau sudah hafal Al-Quran. Bahkan, pada usia 15 tahun, sudah hafal lebih dari 80 kitab klasik karya ulama terkemuka. Otaknya bagaikan mesin foto kopi, semua terekam cepat. Sekali baca kitab, maka yang keluar akan sama hasilnya, tanda baca titik dan koma, serta tulisannya sama persis tanpa ada lebih dan kurang.
Tidak tersedia versi lain