Text
Masa kolonial
\\\"Jangan agungkan Eropa sebagai keseluruhan. Di mana pun ada yang mulia dan jahat\\\".\\r\\n\\r\\n(Pramoedya Ananta Toer)\\r\\n\\r\\nGold, Glory, dan Gospel. Berbekal semangat tersebut, bangsa-bangsa Barat menjelajah samudra untuk menemukan dunia baru. Kepulauan Indonesia yang dikenal sebagai kepulauan rempah-rempah menjadi salah satu tujuan penjelajahan bangsa-bangsa Barat tersebut. Bangsa-bangsa Barat yang diawali bangsa Portugis pun akhirnya berhasil menemukan surga bernama Indonesia. Setelah Portugis, Spanyol, Inggris, dan Belanda turut melabuhkan kapalnya di bandar-bandar Indonesia.\\r\\n\\r\\nDalam perkembangannya, misi berdagang berubah menjadi \\\"memperluas kekuasaan\\\". Oleh karena itu, berbagai upaya dilakukan untuk menundukkan penguasa-penguasa pribumi. Belanda merupakan bangsa yang berhasil menunaikan misi tersebut. Berawal dari kekuasaan VOC hingga pemerintah Republik Bataaf. Pemerintah kolonial Belanda di Indonesia menerapkan berbagai kebijakan yang menyebabkan kesejahteraan rakyat pribumi menurun.\\r\\n\\r\\nKekuasaan Belanda di Indonesia sempat digantikan oleh Inggris. Akan tetapi, Inggris pun akhirnya mengembalikan wilayah Indonesia kepada Belanda. Kekuasaan Belanda baru berakhir setelah Jepang menduduki wilayah Indonesia.\\r\\n\\r\\nKolonialisme bangsa asing berlangsung dalam kurun waktu cukup panjang sehingga menyebabkan penderitaan dan kesengsaraan. Di sisi lain, terdapat pengaruh-pengaruh positif yang mampu mengubah kehidupan bangsa Indonesia. Masa kolonial memang telah berlalu. Meskipun demikian, hikmah dari masa kolonial tersebut dapat dijadikan pelajaran bagi kehidupan bangsa pada masa kini dan masa yang akan datang.
Tidak tersedia versi lain